c
l
e
a
♥
It's C for cotton candy

Miraclea Arisa Crenatta Uoshina Chycas
Harajuku, May 17th 1993
Hogwarts School of Witchcraft and Wizardry
Hufflepuff
Female, 10++ years old
Pure-Bloody
Mata asli berwarna pink terang kaca bening, rambut asli berwarna pink silver. Sejak lahir begitu. Sering bercosplay ria saat belajar, walaupun hanya rambut dan matanya saja. Cinta cosplay sampai mati. Tak pernah lepas dari pink cotton candy-nya.
Hawthorn 23 cm, inti rambut Veela
Plus : Cosplayer handal, menangis, mata pink kaca bulat besar sejak lahir berbinar-binar membuat semua orang luluh hatinya.
Minus : Tidak bisa masak. Hanya bisa buat gulali. Manja.
Personality : Seperti anak berumur tiga tahun. Manja, cerewet, mau menang sendiri, menggemaskan, polos, sok kuat.
Family : Racchan (sepupu jauh) Reneeve (sepupu dekat) Char (sepupu jauh) Joseph Chycas (ayah) Hinata Mizumoto (ibu)
GO HARAJUKU! GO COSPLAY! GO PINK! GO COTTON CANDY!
♣ profile~~ :3 ♣
the story of si jagal dari Hapel

Miraclea Arisa Crenatta Uoshina Chycas
Harajuku, May 17th 1993
Hogwarts School of Witchcraft and Wizardry
Hufflepuff
Female, 10++ years old
Pure-Bloody
Mata asli berwarna pink terang kaca bening, rambut asli berwarna pink silver. Sejak lahir begitu. Sering bercosplay ria saat belajar, walaupun hanya rambut dan matanya saja. Cinta cosplay sampai mati. Tak pernah lepas dari pink cotton candy-nya.
Hawthorn 23 cm, inti rambut Veela
Plus : Cosplayer handal, menangis, mata pink kaca bulat besar sejak lahir berbinar-binar membuat semua orang luluh hatinya.
Minus : Tidak bisa masak. Hanya bisa buat gulali. Manja.
Personality : Seperti anak berumur tiga tahun. Manja, cerewet, mau menang sendiri, menggemaskan, polos, sok kuat.
Family : Racchan (sepupu jauh) Reneeve (sepupu dekat) Char (sepupu jauh) Joseph Chycas (ayah) Hinata Mizumoto (ibu)
GO HARAJUKU! GO COSPLAY! GO PINK! GO COTTON CANDY!
It's L for Laugh
-Kamar Anak Perempuan Hufflepuff Kelas Satu
KRIIING~~
" HOAAAAAAAAHM~~" Jam weker Hello Kitty Clea kembali berdendang. Berisik. Memecah kesunyian minggu pagi ini. Hayaah~ Ingat kalau hari ini Minggu, harusnya Clea tak perlu men-set alarmnya kemarin. Cuih. Buang-buang waktu untuk libur dan tidur Clea saja. Tangannya mulai meraba-raba meja kecil disamping tempat tidurnya sambil mengucek-ucek matanya. Jemari mungilnya menekan lembut tombol snooze yang tertempel manis diatas jam wekernya. Kemudian kembali tidur. Tapi sesaat kemudian--
KRIIIIIIIIING~~
" HELL! WHAT DA--" Teriaknya keras sambil menyambar Adudududuh, Clea. Jaga kelakukanmu dong. Ini. Bukan. Dirumah. Kalau ada yang dengar dan tahu tabiat aslimu bagaimana? Yuklah. Bangun terlalu pagipun tak apa, eh? Tak rugi kan? Malah bagus, sepertinya. Membangkitkan tubuhnya dari kasur super-keras-anti-empuk ini, menguap lebar seperti singa sambil mengangkat kedua tangannya. Masih ngantuk, tauk. Sebodolah. Loncat dari tempat tidurnya dan langsung memakai Hello Kitty slippersnya. Bingung kenapa dimana-mana Hello Kitty? Clea kan cintaaaa sekali sama Hello Kitty. Soalnya imut sih, kayak Clea. Ihihi~ Berjalan menuju koper berisi penuh dengan gulali. Merenggutnya satu dan melepas plastiknya pelan. Menggigitnya sedikit sambil menerawang. Enaknya ngapain, ya? Ah.
Gangguin Racchan aja aaaaaah~~~
-Kamar Anak Perempuan Hufflepuff Kelas Dua
Kaki-kakinya berjalan menapaki lorong asrama. Menuju kamarnya Racchan. Huaah~ Gelap. Padahal kan sudah siang begini. Ah, wat-e-va lah. Berhenti tepat didepan kamarnya Racchan. Menggigit gulalinya pelan. DOK DOK DOK. Tangan kirinya mengetuk-ngetuk keras pintu kamarnya Racchan. Ehh, yang keluar malah seorang gadis berrambut coklat-entah-siapa yang sedang mengucek-ngucek matanya. Ayo, pasang tampang imutmu, Clea. " Morning, senior cantik~~" Kata Clea sambil tersenyum lebar, membulatkan matanya. "Racchan mana ya? Clea udah cari-cari dia kemana-mana, tapi nggak adaa~" Kata Clea sambil memonyongkan bibirnya. Membuatnya lebih adorable. " Adududuh~ Jadi malyu deh akyu~ Dibilang cantik~ Aah~ Imut banget deh kamu, Cleaa~" Kata senior yang matanya berbinar seperti melihat anak kucing imut itu sambil mencubit pipi Clea. Hehe. Clea mah cengar-cengir aja. Udah biasa kali diginiin ama orang. Kan Clea imuut~ " Rara? Oh, dia. Katanya sih mau ke kelas kosong, entah ngapain, dear~" Kata gadis itu sambil tersenyum. Clea balas tersenyum padanya. " Oooh~ Gitu ya senior~ Makasih yaaa~ Dadah seniooor~ Makin cantik yaaa~" Kata Clea sambil dadah-dadah menjauh dari kamar itu. Menggigit gulalinya lagi. " Dadaaah Clea imuut~~"
-Kelas Kosong
Clea menapaki tangga-tangga panjang merepotkan. Menuju lantai 4. Huaah~ Biarlah. Demi Racchan. Menaiki satu persatu tangga-tangga yang dihiasi lukisan-lukisan entah-siapa. Whosoever. Clea masih mengenakan baju tidurnya lho, ngomong-ngomong. Masih kucel and the kumel deh penampilannya sekarang. Iih~ So what? Emang siapa yang mau liatin penampilan Clea? Fans Clea? Oh, pantes. Haha. Lagipula kayaknya sepi deh. Jadi tenang a--
" ♪♫ ♪♫ ♪♫ ♪♫ ♪♫ ♪♫~~"
Ehh? Suara apa itu? Indah sekali. Kenal banget nih Clea suara siapa. Clea mempercepat langkahnya kearah kelas kosong. Penasaran siapa yang mempunyai suara seindah itu. Walaupun sudah tau sih. Aihehe~ Duduk dikursi depan kelas kosong--yang entah siapa yang menaruhnya disana--sambil termenung. Terbengong-bengong mendengar suara tadi.
Racchan? Katanya tidak akan bernyanyi?
Demi upil Merlin.
Iiih. Apa-apaan sih Racchan. Mentang-mentang dia malas sekali ke perpustakaan, Clea gituh yang disuruh? Bleh-bleh-cuih. Disangkanya dia doang apah yang bete bawaannya kalo di perpus? Heah. Memang Clea nggak tahu apa kalau Racchan setiap ke perpus ngapain, heh? Ngintilin pacarnya. Kali. Iya, yang asramanya--eh? Apa namanya? Uler-uler gidu deh. Lupa Clea namanya apa--tunggu.
Anak laki-laki itu.
Jadi inget--ah--SLYTHERIN! Iya, nama asrama pacarnya--eh salah--mungkin--sebentar lagi--eh--gebetannya Racchan. Aih? Gebetan itu apa ya? Nggak tau deh. Clea kan masih kecil, belum pantas ngomongin begituh-begituhan. Yuppi. Clea melangkahkan kaki-kaki kecilnya kedalam perpustakaan--dengan senang hati (baca : berat hati). Wajahnya berlipat sepuluh--lebay. Iya, ditekuk-tekuk gidu deh mukanya. Habis, bad-mood lagih nih Clea.
Clea menyelip--maaf bahasanya rada gajelas, Clea BETE--kesalah satu bilik di perpustakaan sana. Diantara dua rak buku. Apa sih tadi buku titipannya? Fettucinne Recipes? Hell. Iya dhe iyaaaaa~~ Clea cariin. Tau deh si Racchan sekarang ngapain. Paling pacaran sama--siapa tadi gebetannya? Ah, Lupa Clea. Huah~ Clea benar-benar badmood. Clea sudah mencarinya, tetap tak ketemu. Clea mencarinya dirak BUKU MANTRA lho. Pintar kan? Mengobrak-abrik rak perpustakaan seenak jidatnya, tak ketemu juga. Damn. Saking kesalnya, Clea berbalik badan dengan keras dan menyenggol rak bukunya, dan--
HOAAAAAAAAAAH~~~
Jatuh.
BRUKK. GRUSAKK.
" HIAAAAAAAAH~~~~ JATUUH~" Teriak Clea shock. Ah. Untung saja tak berantakan. Tertahan meja yang cukup tinggi rupanya. Eh? Ada orang dibawahnya?
Mampus.
(FYI, yang ketiban rak buku perpus si Lightwalker lho yaa~ :3)
Hari ini Clea bad mood.
Iya, bad mood. Perasaan yang membuat seseorang ingin menendang bokong seseorang, tanpa sebab yang jelas. Ah. Sebalnya. Adududuh~ Pengen nendang bokong orang nih~ Siapa yaaa~~ Clea terus-terusan menendang-nendang semu. Menendang apa, eh? Udara kok, udara~ Bahkan kadang batu kerikil berukuran cukup besar didepannya ditendang sampai terbang yang mengakibatkan suara-aduh-mas-sakit di seberang sana.
Itukan sekarang.
Clea masih menggigit gulali kapasnya. Memakannya dengan nepsong. Huaah~ Hari ini kok aneh ya. Sudah puluhan batang cotton candy dimakan, belum juga ada tanda-tanda moodnya naik seperti sedia kala. Hem, apa benar-benar harus menendang bokong orang? Boleh juga sih, haha. Lagipula hari ini belajarnya outdoor kan? Bagus. Pasti acaranya berdiri. Gampang deh nendangnya, hahaha. Rambut blondenya (baru disihir kemarin, masih ingat Clea cinta cosplay?) di kucir dua bagian atasnya, dengan pita warna kuning. Sedangkan matanya, berwarna hijau tua berkilau. (juga baru disihir kemarin, sudah lupa Clea cinta cosplay?) Berjalan sambil loncat-loncat menuju rumah kaca. Jubah Hufflepuffnya dibiarkan terbang melambai-lambai.
Masih menggerogoti gulalinya. Tibalah Clea tepat didepan rumah kaca herbologi yang (katanya sih) jelek, kumuh, bau. Clea berjalan masih dengan loncat-loncatnya masuk kedalam rumah kaca itu. Huaaah~ Sudah ramai. Asyik~ “Selamat siang anak-anak,” Seorang wanita cantik didepan sana sedang berbicara. Profesor, hem? Tidak kelihatan seperti profesor, hehe. “Nama saya Profesor Genevieve Skywalker dan saya akan mengajarkan kalian ilmu tentang tumbuhan sihir atau lebih dikenal dengan Herbologi selama kalian berada di Hogwarts ini,” Ooh~ Namanya Sekaiwolker~ Iya deh, nanti kalau ada apa-apa panggil Propesor Sekaiwolker saja aah~ Ehehe~ “sebagai pembukaan yang manis, bagaimana kalau kita memanen jahe bersama? Profesor Jackson, guru Ramuan—mungkin kalian akan bertemunya nanti—memintaku untuk memanenkan beberapa buah jahe yang masih segar namun tak terlalu basah untuk pelajarannya, ah, aku tak tahu apa kalian yang akan belajar dengan jahe-jahe ini di kelasnya yang berada jauh di bawah tanah sana ataukan kelas lain, tapi aku yakin, cepat ataupun lambat kalian akan bertemu tanaman eksotis ini di kelasnya,” Huaaah~ Asyiik~ Memanen jahe, eh? Yes. Pasti acaranya berdiri kan? Sippo. You're the best, prof.
“Masing-masing pot itu berisi 3 buah tanaman jahe, yang berarti juga 3 orang untuk masing-masing pot. Aku menginginkan kalian semua berbaur, letakkan jahe-jahe yang sudah dipanen di keranjang di atas meja itu,” Ah, eh? Yang mana? Ooh~ Pot yang itu. Gampang kok~ Gampang~ Hanya orang lumpuh saja yang tak mau dan tak mampu melakukan hal semudah ini. “jangan lupa gunakan sekop dan sarung tangan, ambil semua di keranjang yang berada di dekat pintu masuk. Ayo lakukan cepat!” Sekop? Sarung? Ooh~ Yang didekat pintu sana~ Clea berjalan lagi sambil loncat-loncat ke pinggir pintu. Keranjang? Yang ini mungkin? Clea mengambil sarung tangan yang berwarna pink dan sekop warna perak. Uwaah~ Semua sudah bertiga-tiga~ Berarti Clea harus bikin kelompok sendiri dong~? Oke-oke~
" Halooo~ Selamat pagi semuaaa~ Ada yang mau sekelompok sama Clea? Hem? Hem?" Ujar Clea setengah berteriak dengan senyum lebar (yang kata orang sih) imutnya sambil memasang tampang (yang kata orang sih) imutnya seraya mengangkat kedua tangannya yang menggenggam sekop. Kapan lagi coba sekelompok sama gadis imut kaya Clea? Haha. Kalau bad mood penyakit narsis dan pede kelewat batas Clea kambuh deh. Matanya yang berbinar-binar (sengaja begitu, agar ada yang mau sekelompok dengannya) memperhatikan satu-satu orang yang dilihatnya, berharap ada yang mau sekelompok dengannya. Tenang, Clea nggak ngegigit kok~ Dan masalah tendang bokong, Clea kan tak mungkin menendang teman sekelompoknya sendiri, kawan-kawan~ Setelah memakai sarung tangannya dan menaruh sekopnya, Clea menghabiskan dengan santai gulalinya dipinggir pintu tadi, seraya menunggu partner kerjanya.
(Style Clea, bayangkan kacamata dan pitanya berwarna kuning dan bajunya satu set seragam Hogwarts beserta jubah Hufflepuffnya yaa~)
Thread Status : Invited Only
Inviting : Semua anak kelas satu~ (Senior mau ikut? Silahkan. PM atau IM saya.)
Timeline : Hari Minggu pertama bersekolah di Hogwarts~ Jam 6 AM~
Rules : Satu RP minimal 3 paragraf, satu paragraf minimal 5 kalimat~ Perhatikan selalu EYD (sekalian latihan RPG soalnya.)
Thread Causes : Ajang kenalan antar-chara~
Credit title for From Bandung with Love~ituh judulnyah apah kebalik yah-,- Webeh judul sayah-,-
--
Clea berjalan dipinggir koridor sekolah. Bosan. Hari ini hari minggu pertamanya di Hogwarts, eh? Bunga-bunga dipinggir koridor menambah keindahan tempat ini. Kupu-kupu berterbangan tanpa dosa. Entah mengapa, hari ini Clea sama sekali tak bersemangat. Dua pita hitam besar dikanan dan kiri kepalanya melambai lembut. Angin, hem? Menusuk. Suara-suara burung kecil, eh? Seperti meledek. Mereka banyak teman. Tidak seperti--Clea.
Persetan dengan semuanya.
Tolong Merlin, ini sama sekali bukan--Clea.
Clea merapihkan gray and black babydollnya. Angin makin kencang berhembus. Membuat roknya mengembang. Tangan lentiknya berusaha menekan udara-udara didalam roknya. Tubuhnya sedikit menepi. Menggigit gulalinya pelan. Mencomotnya segenggam, dan memasukkannya kedalam mulutnya. Manis. Pipinya sekarang penuh dengan gulali deh, ehehe~ Mulai ceria, eh? Lumayan.
Karena gulali ini, mungkin?
Clea jadi tersenyum sendiri.
Kaki-kakinya mulai melangkah. Kali ini dengan senyum manis terpampang jelas diwajah--yang kata orang sih--imutnya. Huaah~ Clea tak pernah bilang Clea imut lho~ Teman-teman di Harajuku yang bi--ah tuh kan. Clea jadi ingat mereka. Clea kangeeen sekali sama mereka, walaupun baru seminggu disini. Mata pink kacanya menangkap sebuah pohon. Beringin. Besar. Tubuhnya mendekati pohon itu. Yak. Bagus sekali. Tepat didepan pohon itu, sekarang. Tangannya menyentuh lembut kayu pohon itu. Mengelus-elusnya. " Sendirian, hem, mister Woody~? Sama, Clea jugaa~" Kata Clea sambil tersenyum kearah mister Woody. Mau anggap Clea gila, hem? Sebodo. Sambil memasukkan segenggam gulali lagi kedalam mulutnya.
Hanya kesepian.
Heyyaaaaaaaaaa~~
Kenalin, nama saya Miraclea Arisa Crenatta Uoshina Chycas~ Panggilannya Clea, Hufflepuff tahun pertama di Hogwarts. Okay, diblog ini, Clea akan menceritakan keseharian Clea di Hogwarts. Mulai dari teman-teman yang ganjen, sampai YANG MINTA DITENDANG BOKONGNYA *lirik Benjol* *piss*
Yukyakyuuk~
{/An Unbelievable Seriousa Concert at Empty Class? - part one :3 --
Friday, April 3, 2009 ( 8:07 PM )
-Kamar Anak Perempuan Hufflepuff Kelas Satu
KRIIING~~
" HOAAAAAAAAHM~~" Jam weker Hello Kitty Clea kembali berdendang. Berisik. Memecah kesunyian minggu pagi ini. Hayaah~ Ingat kalau hari ini Minggu, harusnya Clea tak perlu men-set alarmnya kemarin. Cuih. Buang-buang waktu untuk libur dan tidur Clea saja. Tangannya mulai meraba-raba meja kecil disamping tempat tidurnya sambil mengucek-ucek matanya. Jemari mungilnya menekan lembut tombol snooze yang tertempel manis diatas jam wekernya. Kemudian kembali tidur. Tapi sesaat kemudian--
KRIIIIIIIIING~~
" HELL! WHAT DA--" Teriaknya keras sambil menyambar Adudududuh, Clea. Jaga kelakukanmu dong. Ini. Bukan. Dirumah. Kalau ada yang dengar dan tahu tabiat aslimu bagaimana? Yuklah. Bangun terlalu pagipun tak apa, eh? Tak rugi kan? Malah bagus, sepertinya. Membangkitkan tubuhnya dari kasur super-keras-anti-empuk ini, menguap lebar seperti singa sambil mengangkat kedua tangannya. Masih ngantuk, tauk. Sebodolah. Loncat dari tempat tidurnya dan langsung memakai Hello Kitty slippersnya. Bingung kenapa dimana-mana Hello Kitty? Clea kan cintaaaa sekali sama Hello Kitty. Soalnya imut sih, kayak Clea. Ihihi~ Berjalan menuju koper berisi penuh dengan gulali. Merenggutnya satu dan melepas plastiknya pelan. Menggigitnya sedikit sambil menerawang. Enaknya ngapain, ya? Ah.
Gangguin Racchan aja aaaaaah~~~
-Kamar Anak Perempuan Hufflepuff Kelas Dua
Kaki-kakinya berjalan menapaki lorong asrama. Menuju kamarnya Racchan. Huaah~ Gelap. Padahal kan sudah siang begini. Ah, wat-e-va lah. Berhenti tepat didepan kamarnya Racchan. Menggigit gulalinya pelan. DOK DOK DOK. Tangan kirinya mengetuk-ngetuk keras pintu kamarnya Racchan. Ehh, yang keluar malah seorang gadis berrambut coklat-entah-siapa yang sedang mengucek-ngucek matanya. Ayo, pasang tampang imutmu, Clea. " Morning, senior cantik~~" Kata Clea sambil tersenyum lebar, membulatkan matanya. "Racchan mana ya? Clea udah cari-cari dia kemana-mana, tapi nggak adaa~" Kata Clea sambil memonyongkan bibirnya. Membuatnya lebih adorable. " Adududuh~ Jadi malyu deh akyu~ Dibilang cantik~ Aah~ Imut banget deh kamu, Cleaa~" Kata senior yang matanya berbinar seperti melihat anak kucing imut itu sambil mencubit pipi Clea. Hehe. Clea mah cengar-cengir aja. Udah biasa kali diginiin ama orang. Kan Clea imuut~ " Rara? Oh, dia. Katanya sih mau ke kelas kosong, entah ngapain, dear~" Kata gadis itu sambil tersenyum. Clea balas tersenyum padanya. " Oooh~ Gitu ya senior~ Makasih yaaa~ Dadah seniooor~ Makin cantik yaaa~" Kata Clea sambil dadah-dadah menjauh dari kamar itu. Menggigit gulalinya lagi. " Dadaaah Clea imuut~~"
-Kelas Kosong
Clea menapaki tangga-tangga panjang merepotkan. Menuju lantai 4. Huaah~ Biarlah. Demi Racchan. Menaiki satu persatu tangga-tangga yang dihiasi lukisan-lukisan entah-siapa. Whosoever. Clea masih mengenakan baju tidurnya lho, ngomong-ngomong. Masih kucel and the kumel deh penampilannya sekarang. Iih~ So what? Emang siapa yang mau liatin penampilan Clea? Fans Clea? Oh, pantes. Haha. Lagipula kayaknya sepi deh. Jadi tenang a--
" ♪♫ ♪♫ ♪♫ ♪♫ ♪♫ ♪♫~~"
Ehh? Suara apa itu? Indah sekali. Kenal banget nih Clea suara siapa. Clea mempercepat langkahnya kearah kelas kosong. Penasaran siapa yang mempunyai suara seindah itu. Walaupun sudah tau sih. Aihehe~ Duduk dikursi depan kelas kosong--yang entah siapa yang menaruhnya disana--sambil termenung. Terbengong-bengong mendengar suara tadi.
Racchan? Katanya tidak akan bernyanyi?
{/War at Library - Detentioned Thread :3 --
Wednesday, April 1, 2009 ( 11:33 PM )
Demi upil Merlin.
Iiih. Apa-apaan sih Racchan. Mentang-mentang dia malas sekali ke perpustakaan, Clea gituh yang disuruh? Bleh-bleh-cuih. Disangkanya dia doang apah yang bete bawaannya kalo di perpus? Heah. Memang Clea nggak tahu apa kalau Racchan setiap ke perpus ngapain, heh? Ngintilin pacarnya. Kali. Iya, yang asramanya--eh? Apa namanya? Uler-uler gidu deh. Lupa Clea namanya apa--tunggu.
Anak laki-laki itu.
Jadi inget--ah--SLYTHERIN! Iya, nama asrama pacarnya--eh salah--mungkin--sebentar lagi--eh--gebetannya Racchan. Aih? Gebetan itu apa ya? Nggak tau deh. Clea kan masih kecil, belum pantas ngomongin begituh-begituhan. Yuppi. Clea melangkahkan kaki-kaki kecilnya kedalam perpustakaan--dengan senang hati (baca : berat hati). Wajahnya berlipat sepuluh--lebay. Iya, ditekuk-tekuk gidu deh mukanya. Habis, bad-mood lagih nih Clea.
Clea menyelip--maaf bahasanya rada gajelas, Clea BETE--kesalah satu bilik di perpustakaan sana. Diantara dua rak buku. Apa sih tadi buku titipannya? Fettucinne Recipes? Hell. Iya dhe iyaaaaa~~ Clea cariin. Tau deh si Racchan sekarang ngapain. Paling pacaran sama--siapa tadi gebetannya? Ah, Lupa Clea. Huah~ Clea benar-benar badmood. Clea sudah mencarinya, tetap tak ketemu. Clea mencarinya dirak BUKU MANTRA lho. Pintar kan? Mengobrak-abrik rak perpustakaan seenak jidatnya, tak ketemu juga. Damn. Saking kesalnya, Clea berbalik badan dengan keras dan menyenggol rak bukunya, dan--
HOAAAAAAAAAAH~~~
Jatuh.
BRUKK. GRUSAKK.
" HIAAAAAAAAH~~~~ JATUUH~" Teriak Clea shock. Ah. Untung saja tak berantakan. Tertahan meja yang cukup tinggi rupanya. Eh? Ada orang dibawahnya?
Mampus.
(FYI, yang ketiban rak buku perpus si Lightwalker lho yaa~ :3)
{/Kelas 1 2003-2004 : Panen Jahe Bersama - Part 1 :3 --
Saturday, March 28, 2009 ( 10:40 PM )
Hari ini Clea bad mood.
Iya, bad mood. Perasaan yang membuat seseorang ingin menendang bokong seseorang, tanpa sebab yang jelas. Ah. Sebalnya. Adududuh~ Pengen nendang bokong orang nih~ Siapa yaaa~~ Clea terus-terusan menendang-nendang semu. Menendang apa, eh? Udara kok, udara~ Bahkan kadang batu kerikil berukuran cukup besar didepannya ditendang sampai terbang yang mengakibatkan suara-aduh-mas-sakit di seberang sana.
Itukan sekarang.
Clea masih menggigit gulali kapasnya. Memakannya dengan nepsong. Huaah~ Hari ini kok aneh ya. Sudah puluhan batang cotton candy dimakan, belum juga ada tanda-tanda moodnya naik seperti sedia kala. Hem, apa benar-benar harus menendang bokong orang? Boleh juga sih, haha. Lagipula hari ini belajarnya outdoor kan? Bagus. Pasti acaranya berdiri. Gampang deh nendangnya, hahaha. Rambut blondenya (baru disihir kemarin, masih ingat Clea cinta cosplay?) di kucir dua bagian atasnya, dengan pita warna kuning. Sedangkan matanya, berwarna hijau tua berkilau. (juga baru disihir kemarin, sudah lupa Clea cinta cosplay?) Berjalan sambil loncat-loncat menuju rumah kaca. Jubah Hufflepuffnya dibiarkan terbang melambai-lambai.
Masih menggerogoti gulalinya. Tibalah Clea tepat didepan rumah kaca herbologi yang (katanya sih) jelek, kumuh, bau. Clea berjalan masih dengan loncat-loncatnya masuk kedalam rumah kaca itu. Huaaah~ Sudah ramai. Asyik~ “Selamat siang anak-anak,” Seorang wanita cantik didepan sana sedang berbicara. Profesor, hem? Tidak kelihatan seperti profesor, hehe. “Nama saya Profesor Genevieve Skywalker dan saya akan mengajarkan kalian ilmu tentang tumbuhan sihir atau lebih dikenal dengan Herbologi selama kalian berada di Hogwarts ini,” Ooh~ Namanya Sekaiwolker~ Iya deh, nanti kalau ada apa-apa panggil Propesor Sekaiwolker saja aah~ Ehehe~ “sebagai pembukaan yang manis, bagaimana kalau kita memanen jahe bersama? Profesor Jackson, guru Ramuan—mungkin kalian akan bertemunya nanti—memintaku untuk memanenkan beberapa buah jahe yang masih segar namun tak terlalu basah untuk pelajarannya, ah, aku tak tahu apa kalian yang akan belajar dengan jahe-jahe ini di kelasnya yang berada jauh di bawah tanah sana ataukan kelas lain, tapi aku yakin, cepat ataupun lambat kalian akan bertemu tanaman eksotis ini di kelasnya,” Huaaah~ Asyiik~ Memanen jahe, eh? Yes. Pasti acaranya berdiri kan? Sippo. You're the best, prof.
“Masing-masing pot itu berisi 3 buah tanaman jahe, yang berarti juga 3 orang untuk masing-masing pot. Aku menginginkan kalian semua berbaur, letakkan jahe-jahe yang sudah dipanen di keranjang di atas meja itu,” Ah, eh? Yang mana? Ooh~ Pot yang itu. Gampang kok~ Gampang~ Hanya orang lumpuh saja yang tak mau dan tak mampu melakukan hal semudah ini. “jangan lupa gunakan sekop dan sarung tangan, ambil semua di keranjang yang berada di dekat pintu masuk. Ayo lakukan cepat!” Sekop? Sarung? Ooh~ Yang didekat pintu sana~ Clea berjalan lagi sambil loncat-loncat ke pinggir pintu. Keranjang? Yang ini mungkin? Clea mengambil sarung tangan yang berwarna pink dan sekop warna perak. Uwaah~ Semua sudah bertiga-tiga~ Berarti Clea harus bikin kelompok sendiri dong~? Oke-oke~
" Halooo~ Selamat pagi semuaaa~ Ada yang mau sekelompok sama Clea? Hem? Hem?" Ujar Clea setengah berteriak dengan senyum lebar (yang kata orang sih) imutnya sambil memasang tampang (yang kata orang sih) imutnya seraya mengangkat kedua tangannya yang menggenggam sekop. Kapan lagi coba sekelompok sama gadis imut kaya Clea? Haha. Kalau bad mood penyakit narsis dan pede kelewat batas Clea kambuh deh. Matanya yang berbinar-binar (sengaja begitu, agar ada yang mau sekelompok dengannya) memperhatikan satu-satu orang yang dilihatnya, berharap ada yang mau sekelompok dengannya. Tenang, Clea nggak ngegigit kok~ Dan masalah tendang bokong, Clea kan tak mungkin menendang teman sekelompoknya sendiri, kawan-kawan~ Setelah memakai sarung tangannya dan menaruh sekopnya, Clea menghabiskan dengan santai gulalinya dipinggir pintu tadi, seraya menunggu partner kerjanya.
(Style Clea, bayangkan kacamata dan pitanya berwarna kuning dan bajunya satu set seragam Hogwarts beserta jubah Hufflepuffnya yaa~)
{/From Newbies, with Love~ - Part 1 :3 --
( 10:25 PM )
Thread Status : Invited Only
Inviting : Semua anak kelas satu~ (Senior mau ikut? Silahkan. PM atau IM saya.)
Timeline : Hari Minggu pertama bersekolah di Hogwarts~ Jam 6 AM~
Rules : Satu RP minimal 3 paragraf, satu paragraf minimal 5 kalimat~ Perhatikan selalu EYD (sekalian latihan RPG soalnya.)
Thread Causes : Ajang kenalan antar-chara~
Credit title for From Bandung with Love~
--
Clea berjalan dipinggir koridor sekolah. Bosan. Hari ini hari minggu pertamanya di Hogwarts, eh? Bunga-bunga dipinggir koridor menambah keindahan tempat ini. Kupu-kupu berterbangan tanpa dosa. Entah mengapa, hari ini Clea sama sekali tak bersemangat. Dua pita hitam besar dikanan dan kiri kepalanya melambai lembut. Angin, hem? Menusuk. Suara-suara burung kecil, eh? Seperti meledek. Mereka banyak teman. Tidak seperti--Clea.
Persetan dengan semuanya.
Tolong Merlin, ini sama sekali bukan--Clea.
Clea merapihkan gray and black babydollnya. Angin makin kencang berhembus. Membuat roknya mengembang. Tangan lentiknya berusaha menekan udara-udara didalam roknya. Tubuhnya sedikit menepi. Menggigit gulalinya pelan. Mencomotnya segenggam, dan memasukkannya kedalam mulutnya. Manis. Pipinya sekarang penuh dengan gulali deh, ehehe~ Mulai ceria, eh? Lumayan.
Karena gulali ini, mungkin?
Clea jadi tersenyum sendiri.
Kaki-kakinya mulai melangkah. Kali ini dengan senyum manis terpampang jelas diwajah--yang kata orang sih--imutnya. Huaah~ Clea tak pernah bilang Clea imut lho~ Teman-teman di Harajuku yang bi--ah tuh kan. Clea jadi ingat mereka. Clea kangeeen sekali sama mereka, walaupun baru seminggu disini. Mata pink kacanya menangkap sebuah pohon. Beringin. Besar. Tubuhnya mendekati pohon itu. Yak. Bagus sekali. Tepat didepan pohon itu, sekarang. Tangannya menyentuh lembut kayu pohon itu. Mengelus-elusnya. " Sendirian, hem, mister Woody~? Sama, Clea jugaa~" Kata Clea sambil tersenyum kearah mister Woody. Mau anggap Clea gila, hem? Sebodo. Sambil memasukkan segenggam gulali lagi kedalam mulutnya.
Hanya kesepian.
{/Kenalin dong aaaaah~~ --
( 7:22 PM )
Heyyaaaaaaaaaa~~
Kenalin, nama saya Miraclea Arisa Crenatta Uoshina Chycas~ Panggilannya Clea, Hufflepuff tahun pertama di Hogwarts. Okay, diblog ini, Clea akan menceritakan keseharian Clea di Hogwarts. Mulai dari teman-teman yang ganjen, sampai YANG MINTA DITENDANG BOKONGNYA *lirik Benjol* *piss*
Yukyakyuuk~
It's E for Emotions
♦ tagboard~ :3 ♦
silahkan tereak ampe gila :3
and it's A for Adorablee~~ :3
Orus Dionius Darkwalker
Natsumi Emilia Sakura
Louise Declarra Johnson
March 2009
April 2009
designer DancingSheep
my CO PM racchan~ X3
♠ another wizard :3 ♠
ctrl + left click
Orus Dionius Darkwalker
Natsumi Emilia Sakura
Louise Declarra Johnson
¤ memories~ :3 ¤
nothing important~ :3
March 2009
April 2009
§ credits~ :3 §
designer DancingSheep
my CO PM racchan~ X3
it's me, and my life
now playing
First Love - Utada Hikaru
Saigo no kissu wa tabako no flavor ga shita (That last kiss flavor like tobacco)
Nigaku tesetsunai kaori (That sad, bitter aroma)
Ashita no imagoro ni wa (Around this time tomorrow)
Anata wa doko ni irun darou? (Where will you be?)
Dare wo omotterun darou? (Who will you be thinking about?)
You are always gonna be my love (You are always gonna be my love)
Itsu ka dare kato mata koi ni ochite mo (Even if I find someone else)
I'll Remember to love you taught me how (I'll Remember to hold on you taught me how)
You are always gonna be the one (You are always gonne be the one)
Ima wa mada kanashii lovu songu (It's still a sad love song)
Atarashii uta utaeru made (Until I can sing a new song)
Tachidomaru jikan gara (The time that was standing still)
Ugoki dasou to shite ru (Is about to start moving again)
Wasure taku nai koto bakari (There's a lot of thing I don't want to forget)
Ashita no imagoro ni wa (Around this time tomorrow)
Watashi wa kitto naite ru (I would be crying)
Anata wo omotterun darou? Yeah Yeah!!! (Who will you be thinking about?)
You will always be inside my heart (You will always be inside my heart)
Itsu mo anata dake no basho ga aru kara (There's always a place for you in it)
I hope that I have a place in your heart too (I hope that I have a place in your heart too)
Now and forever you are still the one (Now and forever you are still the one)
Ima wa mada kanashii lovu songu (It's still a sad love song)
Atarashii uta utaeru made,ohh ohh!!! (Until I can sing a new song)
You are always gonna be my love (You are always gonne be my love)
Itsu ka dare kato mata koi ni ochite mo (Even if I find someone else)
I'll Remember to love you taught me how (I'll Remember to hold on you taught me how)
You are always gonna, Be the one (You are always gonna, Be the one)
Mada Kanashii lovu songu (It's still a love song)
Now and Forever... (Now and Forever)
For my first love, now and forever.
Walaupun kau tak pernah melirikku barang sedikitpun, lebih-lebih menyayangiku.
Hanya bisa tersenyum melihatmu bahagia dengannya. Hanya memandangmu dari jauh, manatap matamu, sedangkan aku hanya mematung dibalik rasa sakit.
Walau bagai tersilat tujuh samurai, aku masih berusaha untuk tersenyum. Ceria didepanmu.
Aku akan terus mencintaimu, dihati. Sekalipun kau tak tahu, dan takkan pernah tahu.
another things
in my life
now playing
Saigo no kissu wa tabako no flavor ga shita (That last kiss flavor like tobacco)
Nigaku tesetsunai kaori (That sad, bitter aroma)
Ashita no imagoro ni wa (Around this time tomorrow)
Anata wa doko ni irun darou? (Where will you be?)
Dare wo omotterun darou? (Who will you be thinking about?)
You are always gonna be my love (You are always gonna be my love)
Itsu ka dare kato mata koi ni ochite mo (Even if I find someone else)
I'll Remember to love you taught me how (I'll Remember to hold on you taught me how)
You are always gonna be the one (You are always gonne be the one)
Ima wa mada kanashii lovu songu (It's still a sad love song)
Atarashii uta utaeru made (Until I can sing a new song)
Tachidomaru jikan gara (The time that was standing still)
Ugoki dasou to shite ru (Is about to start moving again)
Wasure taku nai koto bakari (There's a lot of thing I don't want to forget)
Ashita no imagoro ni wa (Around this time tomorrow)
Watashi wa kitto naite ru (I would be crying)
Anata wo omotterun darou? Yeah Yeah!!! (Who will you be thinking about?)
You will always be inside my heart (You will always be inside my heart)
Itsu mo anata dake no basho ga aru kara (There's always a place for you in it)
I hope that I have a place in your heart too (I hope that I have a place in your heart too)
Now and forever you are still the one (Now and forever you are still the one)
Ima wa mada kanashii lovu songu (It's still a sad love song)
Atarashii uta utaeru made,ohh ohh!!! (Until I can sing a new song)
You are always gonna be my love (You are always gonne be my love)
Itsu ka dare kato mata koi ni ochite mo (Even if I find someone else)
I'll Remember to love you taught me how (I'll Remember to hold on you taught me how)
You are always gonna, Be the one (You are always gonna, Be the one)
Mada Kanashii lovu songu (It's still a love song)
Now and Forever... (Now and Forever)
For my first love, now and forever.
Walaupun kau tak pernah melirikku barang sedikitpun, lebih-lebih menyayangiku.
Hanya bisa tersenyum melihatmu bahagia dengannya. Hanya memandangmu dari jauh, manatap matamu, sedangkan aku hanya mematung dibalik rasa sakit.
Walau bagai tersilat tujuh samurai, aku masih berusaha untuk tersenyum. Ceria didepanmu.
Aku akan terus mencintaimu, dihati. Sekalipun kau tak tahu, dan takkan pernah tahu.